Andi Setiadi Suka ngutak-atik Spreadsheet baik itu Excel atau Google Sheet kadang-kadang LibreOffice Juga

Stop Menggunakan SUMIF! Setuju kah?

1 min read

Stop SUMIF

Berawal dari sebuah tulisan melalui Whatsapp group Excel dimana membahas sebuah rumus SUMIF dengan judul ‘STOP pakai SUMIF’

Pada awalnya ketika membaca sepintas judul ini saya kurang setuju.Ini apa? Karena sebuah rumus harus digunakan sesuai dengan kapasitasnya atau sesuai fungsinya.

Tapi, sebelum saya bilang tidak setuju, mari kita dengan alasannya, dan ternyata masuk akal juga untuk alasannya.

Berikut ini alasan kenapa harus mengunakan SUMIFS dibandingkan SUMIF.

Pertama, karena SUMIFS lebih fleksibel dan bisa menghandle lebih dari satu kategori. Jadi, kalau misalnya kita sudah membuat SUMIF, terus besok-besok harus tambahkan kategori, dengan SUMIFS itu tinggal tambahin saja kategorinya. Enggak perlu nulis ulang.

Alasan kedua, apapun yang bisa dilakukan oleh SUMIF bisa dilakukan oleh SUMIFS, yang berarti daripada menghapal dua fungsi, mendingan menghapal satu saja.

Itulah kenapa saya pribadi hampir nggak pernah menggunakan SUMIF dan selalu menggunakan SUMIFS karena lebih powerful dan tidak perlu menghapal banyak-banyak rumus lagi.

Begitulah 2 alasan yang sampaikan oleh penulis di group Whatsapp (BosExcel). kenapa memilih menggunakan SUMIFS, Mari kita bedah.

Sintak Dasar Rumus SUMIF

Di Microsoft Excel generasi awal hanya ada rumus SUMIF saja dan rumus SUMIFS ini adalah rumus baru yang baru datang di Excel 2003, dimana sebelumnya untuk kasus-kasus dengan SUMIFS ini pada tahun itu diselsaikan dengan menggunakan rumus SUMPRODUCT.

Kehadiran rumus baru SUMIFS ternyata mengubah struktur rumus dari pendahulunya yaitu SUMIF. Rumusnya dibuat berbeda dengan SUMIF. Bisa diperhatikan perbedaannya pada sintak penulisan rumus pada gambar dibawah ini.

Sintak Rumus SUMIF dan SUMIFS

Parameternya berubah!. Saya merasa ketika team Excel menciptakan rumus SUMIF mungkin mereka tidak terpikirkan akan menciptakan rumus SUMIFS.

Sehingga ketika ada rumus baru SUMIFS maka sintak rumus mau tidak mau harus berubah.

kenapa harus berubah? karena rumus SUMIFS akan mengunakan Param Array dan ParamArray harus berada di paling kanan atau berada pada argumen terkahir.

the ParamArray keyword to denote a parameter array. The array must be declared as an array of type Variant, and it must be the last argument in the procedure definition.

Pada penulisan sintak awal rumus SUMIF juga saya bisa bilang wajar juga, karena rumus SUMIF menggunakan Optional parameter, dimana Optional parameter juga harus ditempat di akhir.

Karena Optional Param dan Param Array harus sama-sama ditempatkan diakhir, maka pada rumus SUMIFS tidak ada lagi Optional Param dan digantikan dengan ParramArray. Malah ini gabungan yaitu Optional Param Array.

Kembali lagi ke kasus SUMIF vs SUMIFS, karena SUMIF merupakan penjumlahan dengan satu kriteria. Maka, mari kita lepaskan Optional ParamArray pada SUMIFS maka sisa sintak nya akan menjadi seperti dibawah ini.

SUMIFS(sum_range, criteria_range1, criteria1)

Jika melihat rumus diatas, maka ada suatu hal yang hilang yaitu Optional Sum Range (Optional Param).

Pada kasus-kasus tertentu yang tidak menggunakan Sum_range karena bersipat opsional, maka, SUMIF masih lebih baik untuk digunakan. Karena sintak rumusnya akan menjadi lebih pendek.

Untuk perbedaannya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

Kesimpulan :

Menggunakan SUMIFS untuk semua kasus penjumlahan dengan kriteria baik itu 1 atau lebih, setuju jika menggunakan SUMIFS. Karena masih ada baiknya yaitu cukup menggunakan 1 rumus untuk semua kasus dan ini saya setuju.

Tetapi, pada kasus-kasus tertentu jika bisa kita pastikan itu hanya satu kriteria dan akan menggunakan Optional Param dari SUM Range, menggunakan SUMIF akan lebih baik.

Andi Setiadi Suka ngutak-atik Spreadsheet baik itu Excel atau Google Sheet kadang-kadang LibreOffice Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *